Sabtu, 24 Januari 2015

Kentungan Tambahan dari Investasi Properti


Kentungan Tambahan dari Investasi Properti Sebagai investor pemula, perlu kita  perkenalkan beberapa kategori jenis-jenis investasi properti, yang bisa anda pertimbangkan sebagai tambahan penghasilan atau bahkan penghasilan utama bagi anda:

1. Residensial

Berinvetasi di properti residensial berarti anda membeli rumah, apartemen, atau rumah susun. Jika anda memutuskan untuk membeli properti ini biaya investasi di properti jenis ini merupakan yang paling murah dibandingkan properti lainnya. Setelah membeli, anda bisa menyari penyewa atau menjualnya kembali setelah beberapa waktu dengan keuntungan yang standart.

jika ingin disewakan anda pun juga bisa melakukan berbagai perombakan terhadap properti yang anda beli ini sebelum disewakan atau dipasarkan. Misalkan seperti merubah warna cat tembah, melengkapi peralatan rumah atau menghias agar suasana menjadi nyaman, Kreatifitas anda dalam merombak atau merenovasi menentukan harga sewa atau harga jual properti anda tersebut.

2. Bangunan Kantor Komersial

Jika anda serius untuk berinvestasi di properti macam ini butuh dana yang relatif cukup besar. Karena sebuah kantor harus memiliki beberapa fasilitas pendukungnya yang tentu akan memerlukan bnayak biaya untuk melengkapinya, tak hanya seperti sebuah bangunan rumah biasa saja. Perlu beberapa perombakan jika sebuah rumah akan dipakai menjadi kantor, kecuali dari awal anda membeli atau membangun bangunan khusus untuk kantor.

Penyewa bangunan kantor seperti ini biasanya perusahaan kecil yang masih dalam tahap berkembang atau usaha kecil dan menengah (UKM). Lokasi yang tepat untuk bangunan kantor ini berada di daerah yang ramai dan tidak terlalu jauh dari pusat kota.

3. Properti Industri

Yang termasuk dalam properti di kawasan industri antara lain contohnya kawasan pergudangan, tempat parkir mobil atau bangunan dengan kegunaan khusus. Jika anda membeli properti seperti ini sebaiknya disewakan untuk jangka waktu yang lama, karena keuntungannya akan sangat tinggi ketimbang anda menjual properti yang sudah anda beli tersebut.

Karena penyewaan di properti seperti ini punya tambahan biaya dari penyewa itu sendiri karena ruangannya dipakai untuk berbisnis sehingga lebih banyak lagi keuntungan yang bisa anda dapat. Selain itu, anda bisa menyimpan mesin minuman swalayan memakai koin untuk tambahan pendapatan.

4. Pertokoan

Properti yang termasuk pertokoan ini banyak macamnya, mulai dari toko kecil di sebuah rumah, ruko bahkan sampai mal yang besar. Lazimnya, jika anda punya salah satu bentuk properti ini untuk disewakan, sebagian keuntungan dari penyewa juga menjadi hak kita, tentunya sesuai dengan kesepakatan masing-masing. Dana tambahan dari keuntungan si penyewa ini biasanya diputar kembali untuk perawatan dan renovasi properti tersebut.

5. Bangunan Multi Guna

Bangunan multi guna adalah gabungan dari beberapa kategori di atas yang berkumpul di bawah satu atap. Contohnya, jika anda punya uang yang cukup banyak untuk membeli sebuah gedung kecil, atau mungkin sebagian uang bisa didapat dari bank. Supaya pembayaran tidak terlalu berat, anda bisa meminta bank tersebut membuka gerai di lantai paling bawah, sementara untuk lantai lainnya anda bisa mencari orang  penyewa.

Bank yang meminjami anda uang tersebut akan mengembalikan sejumlah dana kepada anda berupa uag sewa, sehingga pembayaran utang dan bunganya tidak terlalu berat. Terus cari penyewa yang tepat untuk lantai yang masih kosong, lebih baik dengan diversifikasi jenis usaha jadi bisa lebih menarik pengunjung.

Nah, secara teknis, meminjamkan sejumlah uang kepada pihak lain yang oleh mereka digunakan untuk membeli properti bisa termasuk sebagai investasi properti. Tapi, pinjaman seperti itu lebih condong ke arah investasi fixed income atau mirip obligasi, karena anda meminjamkan uang yang diberi jaminan sebuah properti.

Bunga yang diberikan kepada anda sesuai dengan perjanjian yang disepakati sebelumnya. Jika terjadi lonjakan keuntungan atau kerugian atas properti yang anda pinjami uangnya, maka hal itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap keuntungan anda.

Jadi, cermatilah instrumen investasi properti ini dengan baik sebelum anda mulai berinvestasi. Semoga Sukses, Salam Investasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar